Bojonegoro, 1 Juli 2023 – Dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-77, siswa kompetensi keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV) SMK Negeri Kasiman sukses meraih juara 2 dalam ajang Kapolres Cup Bojonegoro dengan film pendek kreatifnya. Proses pembuatan film tersebut melibatkan kerjasama erat antara siswa DKV SMKN Kasiman, Polsek Kasiman, dan SLB Batokan.

Tim DKV SMK Negeri Kasiman menunjukkan dedikasi tinggi dan kreativitas luar biasa dalam menghasilkan film pendek yang memukau. Kolaborasi antara DKV, Polsek Kasiman, dan SLB Batokan memberikan sentuhan yang unik pada proyek ini, menggambarkan semangat kebersamaan dan inklusivitas dalam merayakan HUT Bhayangkara.

Proses produksi film ini dimulai sejak beberapa bulan lalu dengan persiapan skenario, pemilihan lokasi, dan proses casting. Tim DKV bekerjasama erat dengan Polsek Kasiman untuk mendapatkan perspektif yang akurat mengenai tugas dan tanggung jawab Bhayangkara dalam menjaga keamanan masyarakat. Selain itu, kolaborasi dengan SLB Batokan menambahkan dimensi inklusif dalam penyampaian pesan film.

Kepala SMK Negeri Kasiman, Bapak Edy Suroto,S.Pd.,M.M., menyatakan kebanggaannya terhadap prestasi tim DKV. “Ini adalah hasil dari kerja keras dan kerjasama yang luar biasa antara siswa DKV, Polsek Kasiman, dan SLB Batokan. Kami bangga melihat karya mereka berhasil meraih juara 2 dalam Kapolres Cup Bojonegoro. Ini juga menjadi salah satu cara bagi kami untuk ikut merayakan HUT Bhayangkara ke-77,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro, AKBP Rogyb Triyanto, memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi siswa DKV SMKN Kasiman dalam merayakan HUT Bhayangkara. “Kerjasama yang baik antara sekolah, kepolisian, dan masyarakat melalui film pendek ini memberikan warna tersendiri dalam perayaan HUT Bhayangkara ke-77. Ini juga menjadi sarana yang baik untuk memperkenalkan tugas dan fungsi kepolisian kepada masyarakat, terutama generasi muda,” kata Kapolres.
Film pendek dari DKV SMK Negeri Kasiman ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk lebih memahami peran Bhayangkara dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Keberhasilan ini juga mencerminkan potensi kreativitas dan kolaborasi yang dapat dihasilkan melalui sinergi antara sekolah, kepolisian, dan lembaga pendidikan inklusif.